Cerita Lucu Penjual Rujak Yang Tidak Mempunya Uang Kembalian

Cerita Lucu Penjual Rujak Yang Tidak Mempunya Uang Kembalian

Cerita Lucu Penjual Rujak Yang Tidak Mempunya Uang Kembalian. Abdul ke pasar, ingin kulineran rujak cingur penjual madura berlumpur ibu bernama Bu Mukinem.

Abdul: “Bu, satu salad, berapa banyak?”
Mukinem: “Sama seperti berkarat, cak.”

(Selesai dibungkus, Abdul membayar Rp 20.000).

Mukinem: “Dul, tanganku masih Belepotan, Kembaliannya ambil di sini ya,” (Menunjuk belahan dada).

Tanpa ragu Abdul merogoh karena orang Madura terbiasa meletakkan semua macem di sana, pikirnya.
Abdul: “Ngak ada Bu.”

Mukinem: “Lebih Dalam (Dengan Instruksi Anggota), lanjutkan, ke kanan, ke kiri.”

Abdul: “Ngak ada Bu”

Mukinem: “Ya benar.”

Abdul: “Yasudah??? Trus kembalian saya gimana Bu?”

Mukinem: (dengan santai mengatakan) “Biaya Rogoh-rogoh sepuluh ribu Dul, menurut kamu rogo dalam kutang saya gratis.”

Abdul: (Hanya menggaruk kepalanya sambil nyengir mendengar Bu. Mukinem).